Ini Susunan Pemain Persib yang Mengalahkan Manila Digger di Stadion GBLA, 13 Agustus 2025
MUSEUM PERSIB - Lebih dari setahun lalu, Persib dan Manila Digger sudah pernah berhadapan pada pertandingan pendahuluan AFC Champions League Two (ACL Two) 2025/2026. Pertemuan itu berakhir manis bagi tim berjuluk "Bulao" kebanggaan bobotoh tersebut.
Kini, kedua tim kembali dipertemukan. Bedanya, jika tahun lalu duel berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), kali ini Persib akan menjamu Manila Digger di Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung, Senin (31/8/2026).
Pertandingan tersebut akan menjadi pertemuan ulangan yang membawa memori tersendiri bagi Persib. Sebab, kemenangan atas wakil Filipina itu setahun lalu menjadi pintu bagi Persib untuk melanjutkan kiprah di kompetisi kasta kedua Asia tersebut.
Kilas balik ke hari Rabu, 13 Agustus 2025. Stadion GBLA menjadi saksi duel Persib menghadapi Manila Digger dalam laga kualifikasi AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026. Bermain di hadapan Bobotoh, Persib harus bekerja keras sebelum akhirnya mengamankan kemenangan 2-1.
Saat itu, Manila Digger mengawali pertandingan dengan agresif. Baru dua menit laga berjalan, Modou Manneh mencoba peruntungan lewat tendangan dari luar kotak penalti. Bola masih melambung di atas gawang Teja Paku Alam.
Ancaman kembali datang pada menit ke-11. Baboucarr Touray bergerak dari sisi kiri, mengecoh Kakang Rudianto, sebelum melepaskan tembakan yang masih mampu diamankan Teja. Kiper Persib kembali menjadi penyelamat pada menit ke-20 ketika menepis tendangan keras Ousman Gai dari luar kotak penalti.
Tekanan Manila Digger berlanjut. Semenit kemudian, Saikou Ceesay mendapat ruang tembak setelah memanfaatkan kesalahan pemain Persib. Beruntung bagi tuan rumah, sepakannya masih melebar.
Persib perlahan menemukan ritmenya. Pada menit ke-23, Julio Cesar memperoleh peluang melalui sundulan setelah memanfaatkan sepak pojok Luciano Guaycochea. Namun, upayanya masih dapat dihalau pertahanan Manila Digger.
Sembilan menit berselang, Persib bahkan menciptakan tiga peluang beruntun. Uilliam Barros gagal menyelesaikan peluang di depan gawang, disusul tendangan akrobatik Beckham Putra yang masih mampu dihentikan kiper Manila Digger. Sepakan keras Lucho dari jarak jauh juga belum menemui sasaran.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-38. Lucho melepaskan tendangan melengkung dari sisi kiri. Bola bergerak menukik menuju gawang Manila Digger. Penjaga gawang Manila Digger, Michael Asong sebenarnya sempat mencoba menghalau bola. Namun, antisipasinya tidak sempurna. Bola justru memantul dan melewati garis gawang. Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Persib bermain lebih nyaman. Kombinasi Marc Klok dan Berguinho pada menit ke-50 sempat membuka peluang, meski penyelesaian Klok masih bisa digagalkan pertahanan lawan.
Pada menit ke-64, Persib memperoleh peluang emas. Beckham Putra bergerak di sisi kiri sebelum memberikan umpan kepada Uilliam Barros. Namun, Barros belum mampu memaksimalkan kesempatan tersebut. Tak lama kemudian, giliran Febri Hariyadi yang mendapatkan bola liar. Sepakan kerasnya masih membentur pemain belakang Manila Digger.
Tekanan Manila Digger akhirnya menghasilkan gol pada menit ke-66. Modou Joof berhasil melepaskan diri dari pengawalan pemain Persib dan menyelesaikan umpan hasil tendangan bebas. Teja Paku Alam tidak mampu menghentikan sontekan tersebut. Skor berubah menjadi 1-1.
Persib langsung memberikan respons. Pada menit ke-73, Uilliam Barros membawa Persib kembali unggul. Berawal dari umpan Beckham Putra, Barros mendapatkan ruang di depan kotak penalti. Ia kemudian menuntaskan peluang tersebut menjadi gol.
Manila Digger mencoba mengejar kembali ketertinggalan. Namun, upaya mereka tidak menghasilkan gol kedua. Hingga peluit panjang berbunyi, Persib tetap mempertahankan keunggulan. Kemenangan itu memastikan Persib melangkah ke fase grup ACL 2 2025/2026 dan bergabung dengan klub-klub lain dari kawasan Asia Timur.
Susunan pemain
Persib: Teja Paku Alam (PG), Julio Cesar, Patricio Matricardi, Kakang Rudianto/Muhammad Rezaldi Hehanussa (75), Frans Putros, Luciano Guaycochea, Marc Klok (c), Beckham Putra Nugraha/Saddil Ramdani (75) , Uilliam Barros Pereira, Rosembergne "Berguinho" Da Silva/Febri Hariyadi (51), Wiliam Marcilio/Adam Alis (75).
Pelatih: Bojan Hodak
Manila Digger: Michael Asong (PG), Modou Joof, Saikou Ceesay, Baboucarr Touray/Dimitri Limbo (80), Modou Manneh, Pa Ousman Gai, Dilane Wamba/Kenji Nishioka )56), Zachary Taningco, Shirmar Felongo/Jordan Jarvis (85), Christian Schafffner, David Sambou
Pelatih: Kim Versales.***

Komentar
Posting Komentar